Beni-Mellal (Berber: Ayt Mellal, Arabic: بني ملال‎‎) is a Moroccan city. It is the capital of the Béni Mellal-Khénifra Region and has a population of 489,248 (2010 census). It sits at the foot of Mount Tassemit (2247m), and next to the plains of Beni Amir.
The walls of the city go back to Moulay Ismail, in 1688, as well as the Kasbah Bel-Kush but most of the city is quite modern and forms an important economic centre for the region particularly in the areas of petrochemical production as well as textile manufacturing which forms the backbone of the wider community. Local agricultural products as oranges, olives, figs etc. find their way to the market via Beni Mellal.
The city has good connections via the road to Casablanca to the East and lies on the ancient route – now a national road – from Fez to Marrakech. The national rail-operator ONCF is also extending the railtrack from Casablanca to (nearby) Oued Zem to the city.

Al-Qadhi Iyyadl termasuk salah satu Walipitu (Wali tujuh) yang diagungkan dan ramia diziarahi oleh masyarakat Maroko.


Nama lengkapnya Iyyadl bin Musa bin Iyyadl bin ‘Amr عمرو[8] Bin Musa Bin Iyyadl Bin Muhammad bin Abdillah bin Musa bin iyyadl As-Sibti Al-Yahshubi.[9] Nasab Al-Yahshubi merujuk ke Yahsub bin Malik salah satu kabilah Humair, kabilah di Yaman Al-Kohtoniyah. Nenek moyangnya hijrah ke kota Basthoh, salah satu daerah di Gornatoh (Granada). Kemudian hijrah ke Fes. Lalu buyutnya, Amr hijrah ke Sebta tahun 373 H / 893 M. Keluarganya kemudian terkenal di sana dengan keluarga ahli takwa (ulama). Nah, di sinilah Al-Qadli Iyyadl lahir 15 Sya’ban 476 H / 28 Desember 1083 M). Ia tumbuh dan belajar ke ulama Sebta. Kemudian mondok/mesantren ke Andalusia tahun 503. Menjadi Qadli umur 35 Tahun, umur 28 sudah bermunadzoroh (mengisi acara-acara ilmiyah).


Wafat malam jumat, tengah malam Jumadal Akhir, dikebumikan di Marakech 544 H.


Ia lama menjadi Qadli di Sebta, kemudian dimutasi menjadi Qadli di Granada (532 H) tapi jabatannya tidak berumur panjang di sana. Dikebumikan di Bab Ilan di belakang pagar kota Marakech.


Beliau adalah ulama yang multi talenta, bukan hanya sekedar ulama yang jago pidato dan piawai berceramah tapi ia juga seorang pujangga dan penulis yang al-fakih, al-muhaddis, al-mufassir, al- muarrikh, al-ushuli, al-lughowi. Bagi anda yang ingin mengetahui biografi Rasulullah SAW bisa membaca kitabnya yang berjudul Asy-syifa bi Ta’rif Huquq al-Mustofa, hanya satu jilid. Untuk mengenal siapa guru-gurunya bisa membaca kitabnya Al-Ghunyah. Sebagaimana disebutkan oleh putranya Al-Qadli Iyyadl bahwa ayahnya mempunyai guru 100 orang dari berbagai disiplin ilmu. Diantaranya; Al-Qadli Abul Walid, Ibnul Arabi Al-Mu’afiri, Abu Ali Al-Ghozzani, Abul Abbas Al-‘Adzri. 


Yang ingin tahu ulama-ulama pelopor madzhab Maliki bisa membaca kitabnya Tartibul Madarik wa Taqribul Masalik fi Ma’rifati A’lam Madzhab al-Imam Malik empat juz, yang kelima indeks dan daftar isi. Ia juga mensyarahi (menjelaskan) kitab Sahih Muslim, nama kitabnya Al-Ikmal Fi Syarhi Sahih Muslim, tapi sayangnya belum dicetak, masih dalam bentuk manuskrip. Kitab tersebut menyempurnakan kitab Al-Muallim fi syarhi muslim karya Imam Al-Maziri.[6] Yang ingin membaca sejarah ia memiliki Jami’u At-Tarikh, berisi sejarah penguasa-penguasa Andalusia dan Maroko, termasuk sejarah Sebta dan ulamanya. Yang ingin baca ilmu hadis bisa membaca Masyariqul Anwar fi Iqtifai Sahih al-Atsar, kitab ini tentang penjelasan ghoribul hadis (hadis-hadis yang rumit pemahamannya), kitab ini konsentrasi di tiga kitab sahih; Al-Muwatho’, Al-Bukhori dan Muslim. Yang ingin membaca hikmah-hikmah dan cerita-cerita yang mencengangkan bisa membaca At-Tanbihat. 


Yang masih penasaran atau ingin kenal lebih dekat lagi dengan Al-Qadli Iyyadl bisa membaca biografinya di buku Azhar Ar-Riyadl fi Akhbari Al-Qadli ‘Iyyadl 5 jilid besar karya Al-Maqqori selesai ditulisnya tahun 1038 H. atau yang ditulis oleh anaknya Abu Abdillah Muhammad berjudul At-Ta’rif Bi Al-Qadli ‘Iyyadl. 


Oleh: Alvian Iqbal Zahasfan

Foto selengkapnya bisa dilihat di Facebook kami:Makam Syaikh Al-Qadli Iyyadl


Jika Anda membutuhkan guide Indonesia atau ingin menikmati liburan di Maroko dengan biaya murah Anda bisa menghubungi kontak layanan kami:

WA +212699866557. (Kusnadi El Ghezwa)
Email: zuwainatour@gmail.com
BERSAMA BANI BADRI DARI JAWA TIMUR
Abu Al-Abbas As-Sibti (Ahmad bin Ja’far Al-Khozroji)
Lahir di Sebta (524 H/1192 M) wali terbesar kota Marakech. Ayahnya wafat. Uminya mengirimnya ke penjahit supaya belajar agar bisa mendapat uang dengan ketrampilan tersebut. Tapi ia kabur ke pondoknya Syekh Abi Abdillah Muhammad Al-Fakhor. Kemudian ia dijemput oleh ibunya di pesantren tersebut. Sang Syekh usul ke ibunya Abu Al-Abbas bahwa ia akan tetap mendidik anaknya sekaligus memberi uang ke Ibunya sebagai ganti ia mencari nafkah dari menjahit. Deal.
Pada tahun 539 H / 1144 M tahun ketika Al-Muwahidun merebut kekuasaan Al-Murobithun sebab kematian Yusuf bin Tasyfin, Abu Al-Abbas pergi ke Marakech guna mencari guru dengan niatan menuntut ilmu, umurnya baru 16 tahun. Sayangnya Marakech waktu itu tengah dikepung oleh musuh (Muharam-Syawal 541 H /1146 M), oleh karenanya ia naik gunung Jiliz (Gueliz) dengan pembantunya untuk bersembunyi dan bertapa di sana selama 40 tahun. Pada zaman Al-Ya’qub ia turun gunung, mengakhiri pertapaannya, kemudian dibangunkan rumah dan pesantren untuk mengayomi umat. Wafat di Marakech, 3 Jumadal Akhir 601 H / 1204 M.
Foto selengkapnya bisa dilihat di Facebook kami:MAKAM SYAIKH ABU AL-ABBAS AS-SIBTI
Jika Anda membutuhkan guide Indonesia atau ingin menikmati liburan di Maroko dengan biaya murah Anda bisa menghubungi kontak layanan kami:

WA +212699866557. (Kusnadi El Ghezwa)
Email: zuwainatour@gmail.com
Marhaban yaa Ramadhan, itulah kata-kata yang saat ini sedang sering dibagikan kepada teman-teman, saudara dan kerabat dalam rangka menyambut bulan suci yang penuh berkah yakni bulan suci Ramadhan.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Karena pada bulan suci Ramadhan, Allah memberikan pahala yang berlipat-lipat ganda bagi siapa saja yang mau melakukan ibadah maupun amal kebaikan di bulan suci ini.
Selain itu, Allah juga membuka pintu ampunan yang sangat lebar bagi hamba-hamba-Nya yang ingin memohon ampunan dosa dan ingin bertaubat kembali ke jalan yang Allah ridhai.
Kali ini, zuwainatour.com juga ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1437 lewat video. Semoga amal ibadah kita semua di ridhoi oleh Allah SWT. Amin
Jika Anda telah menjelajahi
Madinah Marrakech dan menikmati keindahan suasana malam souk Jemaa El Fnaa yang
dipenuhi oleh para penjual, pemain music, pendongeng dan asap rempah-rempah
kini saatnya menjelajahi kejaiban lain yang tempatnya tidak jauh dari kota
Marrakech.
Dibukit pegunungan atlas yanag
tertutup salju terdapat sebuah tempat yang indah yaitu “Ourika Valley”
(lembah ourika). Dikawasan ini terdapat sungai yang airnya sangat bersih dan
menyejukkan, sepenjang sungai yang dangkal ini dijadikan oleh warga setempat
sebagai tempat istirahat dan menikmati makanan khas Maroko. Semua restorant
dikawasan ini tempatnya berada disamping sungai, bahkan ada juga yang mendesain
tempat makannya seperti kursi dan meja makan ditaruh diatas sungai.
Pepohannya yang hijau dan rindang
menambah suasana semakin sejuk dan romantic, kami rekomendasikan sebaiknya Anda
ketempat ini jangan sendirian hehe. Minimal kalau tidak bawa pacar bawa teman
biar bisa diajak ngobrol. Lebih cocoknya bagi yang sudah punya
pasangan/berkeluarga. Hampir semua
restorant menjajakan menu makanan yang sama, yaitu Tagine, Couscous dan kifdah.
Disinalah anda bisa menikmati makanan khas Maroko dengan pemandangan yang
sangat menakjubkan. Menarik bukan !!
Jika bertepatan dengan musim dingin
anda akan melihat pemandangan pegunungan atlas yang diselimuti oleh salju. Pegununan
ini menghubungkan antara Maroko, Aljazair dan Tunisia. Jangan heran jika
dinegara bagian ujung Afrika Utara ini ternyata memilki tanah yang subur dan
pepohonan yang rindang. Anda bisa melihat sendiri  jika berkunjung ke tempat ini. Jika anda tertarik dengan karpet khas Maroko, anda bisa menemukan para penjual karpet di pinggir-pinggir jalan dengan kualitas yang bagus dan tentunya harga yang terjangkau. Ada juga yang menjual kosmetik yang terbuat dari argan oil dan zaitun.
Perjalanan zuwainatour.com kali ini bersama
Mas Oyi Kresnamukti beserta istrinya Mb Utami Pangestuti dengan menggunakan mobil vun mercedes. Anda bisa mengintip
foto perjalanan mereka menyusuri bukit pegunungan atlas. Klick aja link FB dibawah ini: 

Day
1: Airport Mohammed V Casablanca-Marrakech (3.30 Menit)
  • ·   Kedatangan
    di bandara Mohammed V Casablanca dengan disambut Tour Leader berbahsa
    Indonesia.
  • ·   Menuju
    Marrakech untuk check in hotel dan istirahat sejenak sekaligus persiapan city
    tour Marrakech.
  • ·   Selanjutnya
    mengunjungi obyek wisata di Marrakech: Majorelle Garden, Bahia Palace, Badi
    Palace dan Masjid Koutubia .
  • ·   Makan
    malam di  Djema El Fna, pasar tradisional
    terbesar di Maroko sekaligus tempat ajang pertunjukan music dan hiburan.
  • ·   Kembali
    ke hotel untuk istirahat.
                               
Day
2: Marrakech – Ouarzazate –
Dadès Gorges (
330 km)
  • ·  
    Keberangkatan ke gurun padang pasir
    Merzouga dari Marrakech di pagi hari setelah breakfast.
  • ·  
    Dari Maarakech menuju lembah Dades
    melewati pegunungan tinggi Atlas melalui Tizi n’Tichka hingga singgah di daerah
    Ait benhaddou, yang terkenal dengaan istana lumpur. Ait Benhaddou juga sering
    dijadikan tempat shoting film holywood.
  • ·  
    Setelah makan siang di Ouarzazate kita
    akan melanjutkan perjalanan menuju ke Dadès, melewati perkebunan kurma dan
    Lembah Roses.
  • ·  
    Check in hotel di Dades Gorges untuk
    istirahat.
Day
3: From Dadès Gorges to Merzouga
  • ·     After breakfast, dari Dadès menuju ke desert of Merzouga.
  • ·  Singgah dipemukiman warga Berber dan mengujnungi tempat
    kerajinan  warga Berber.
  • ·    Setelah itu menuju ke Erg Chebbi, bukit
    gurun sahara di Merzouga. Untuk mencapai tengah padang pasir harus menunggang
    unta di sore hari dengan perjalanan sekitar 1 jam. Selama perjalanan kita bisa
    menikmati sunset diatas onta. Puncak Merzouga adalah dibukit Erg Chebbi, dimana
    terdapat hamparan dan bukit-bukit pasir yang indah.  
  • ·  Bermalam di tenda padang pasir dengan
    sajian makanan khas Maroko, Tajine dan Couscous. Turis juga dihibur pertunjukan
    musik khas Maroko mengitari api unggun. Dijamin sangat mengesankan, bersama
    para turis manca Negara berkumpul mengitari api unggun sambil menikmati
    indahnya bintang dan rembulan ditengah padang sahara.
Day
4: Merzouga – Fes
  • ·  
    Dipagi hari, terlebih dahulu breakfast
    di tenda sebelum meninggalkan padang pasir sambil menikmati matahari terbit
    dari bukit-bukit pasir. Sepanjang perjalanan Anda juga bisa menikmati sunrise
    dan nuansa indah padang sahara.  Selanjutnya menuju kota Fes.
  • ·     Makan siang dengan menu tradisional khas Maroko.
  • ·     Check in hotel/riad in Fes.
  • ·     Menikmati nuansa malam kota Fes dengan makan malam di old
    medina.
  • ·     Kembali ke hotel untuk istirahat
Day
5: Fes-Tangier
  • ·   Setelah
    breakfast, city tour kota Fes. Mengunjungi Medinah Jadidah, Makam Syaikh Ibnul
    Arabi (pengarang kitab Ahkamul Quran), Universitas Qurrawiyyin (Universitas
    tertua di dunia), Makam Syeikh At Tijani (Pendiri Toriqoh at Tijaniyyah) dan
    melihat pemandangan kota lama Fes dari atas.
  • ·    Setelah
    makan siang meuju Tangier.
  • ·    Check
    in hotel/riad in Rabat untuk istirahat. Overnight in Tangier.
Day
6: Tangier-Rabat
  • ·  Setelah
    breakfast, mengunjungi obyek wisata kota Tangier seperti Cap Spartel (tempat
    bertemunya laut mediterania dan atlantik), Gua Hercules dan Ziarah makam sang
    petualang dunia, Ibnu Batuta.
  • ·    Setelah
    makan siang menuju Rabat.
  • ·   Berfoto
    didepan jalan Soekarno yang berada di jantung ibu kota Rabat.
  • ·   Check
    in hotel di Rabat dan istirahat sejenak.
  • ·   Shoping
    di pasar Oudaya Rabat dilanjutkan makan malam ditengah kota Rabat.
  • ·   Kembali
    ke hotel untuk istirahat. Overnight in Rabat.

Day
7: Rabat-Bandara Mohammed V Casablanca
  • ·   Setelah  breakfast, mengunjungi situs bersejarah
    seperti; Bab Chella, Kasbah Oudaya, Tour Hassan/makam Raja Hasan II.
  • ·   Menuju
    Casablanca.
  • ·   Mengunjungi
    Masjid Hassan II.
  • ·   Menuju
    bandara Mohammed V Casablanca.
  • ·   Dari
    masjid Hassan II menuju Bandara Mohammed V membutuhkan waktu 1 jam.
Salam hangat dari negeri seribu benteng, Maroko :).
Rent Car in Morocco
Maroko, negeri eksotis dari ujung barat dunia islam yang menarik dan kaya akan nilai sejarah dan budaya memiliki daya tarik tersendiri bag para wisatawan manca negara. Tak heran jika sekarang dari belahan dunia khususnya Indonesia mengalami peningkatan kunjungan ke negeri ini. Disini kita akan melihat langsung beberapa tempat peninggalan bersejarah yang hingga saat ini masih terjaga dan terawat dengan baik oleh pemerintah Maroko. Dimana Maroko dalam sejarahnya, menjadi pintu utama bagi masuknya Islam ke benua Eropa, khususnya Spanyol, yang pada gilirannya kita kenal dengan sejarah Andalusia. Maroko menawarkan travelers situs menarik, masakan otentik, dan mengubah pemandangan yang sempurna untuk travelers yang mau menjelajahi dan belajar tentang tujuan baru.

Jika Anda membutuhkan penyewaan mobil/transportasi untuk menjelajahi negeri Maroko. Kami dari Zuwaina Tour & Travel yang di organisir oleh mahasiswa Indonesia di Maroko melayani jasa penyewaan mobil baik private maupun group dengan harga terjangkau, fasilitas memuaskan. Kami juga melayani jasa Tour Guide yang bisa berbahasa Indonesia yang mengerti tempat-tempat wisata di Maroko.

Silahkan hubungi kami di Hp/WA: +212630325257,(Atas nama Kusnadi El Ghezwa) email: zuwainatour@gmail.com. Kita bisa diskuskan paket dan tujuan wisata yang Anda inginkan. Bienvenu au Maroc. 
Tahun ini tepat 25th Sister City Jakarta – Casablanca Partnership. Casablanca tentu bukan hal asing di telinga warga Jakarta. Nama tersebut merupakan nama jalan yang menghubungkan Jakarta Timur dengan Jakarta Selatan, jalan utama yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan dan bisnis di Jakarta. Di sisi lain, di ibukota Maroko, Rabat, ada sebuah jalan yang bernama Soukarno.
Kerja sama Sister City antara Jakarta dan Casablanca, kota terbesar di Maroko ditandatangani pada 21 September 1990 yang meliputi bidang kesenian, perdagangan, pariwisata dan kebudayaan. 
Disela-sela kegiatab tersebut, sehari seblum acara dimulai para romongan dari DKI Jakarta terlebih dahulu menikmati kota Casablanca dengan mengunjungi Masjid Hassan II dan Souq Habous. Masjid Hassan II dikenal sebagai masjid yang memiliki menara paling tinggi di dunia. Tinggi menara itu adalah sekitar 210 m atau 689 kaki. Selain ketinggiannya itu, menara masjid ini juga termasyhur sebagai menara yang spektakuler karena dari puncaknya pada waktu malam hari akan terlihat sinar laser yang terang yang mengarah ke kiblat, yaitu ke arah Kabah di Mekah, seakan-akan menjadi penunjuk jalan ke rumah Tuhan. Selain itu, Masjid ini juga spektakuler karena sebagian lantainya terletak tepat di atas Samudera Atlantik. 
Masjid Hassan II merupakan masjid terbesar di Maroko dan masjid ketiga terbesar di dunia setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Ruangan utama masjid ini dapat menampung 25 ribu jamaah, namun jika seluruh ruangan dalam dan luar masjid dimanfaatkan – kapan saja diperlukan – maka kapasitasnya akan meningkat menjadi 105 ribu jamaah.
Selanjutnya menujju Quartier de Habous, yaitu pasar tradisional Maroko yang menjajakan berbagai macam produk khas Maroko. Mualai dari souvenir, pakaian, pernak-pernik dan berbagaimacam barang dagangan lainnya. Ingin tau perjalanan mereka? Silahkan check videonya 🙂
 Dibawah ini adalah cuplikan video dokumentasi agenda kegiatan tersebut yang bertempat di Morocco Mall.